MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Nadalsyah mengatakan bahwa realisasi belanja Pemerintah Kabupaten Barito Utara, khususnya belanja modal hanya terserap Rp298.982.216.020,35 atau 85,51 persen dari anggaran sebesar Rp349.646.789.990,73,-.

Nadalsyah menjelaskan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya beberapa kegiatan yang belum selesai dilaksanakan 100 persen, sehingga untuk realisasi keuangan hanya dibayarkan sesuai dengan progres fisik kegiatan.

“Selain itu, karena adanya sisa tender dari seluruh belanja modal yang dianggarkan yang menyebabkan penyerapan belanja modal tidak mencapai seratus persen,” jelasnya, Rabu 15 Juli 2020.

Disampaikannya pula, mengenai rehabilitasi dan pemeliharaan bantaran serta tanggul sungai, yaitu pembuatan 2 buah perkuatan tebing sungai Bengaris Jalan Pramuka dan pembuatan siring di Jalan Kenanga/kuburan Kristen Karang Jawa dengan dana Rp5.356.932.104,00, realisasi hanya sebesar Rp1.940.393.800,00 atau hanya 36,22 persen.

Untuk pembuatan perkuatan tebing Sungai Bengaris Jalan Pramuka, total dana fisik dan pendukung sebesar Rp158.192.104, pelaksanaan fisik 100 persen dan keuangan 99,07 persen.

--page

Selanjutnya, pembuatan siring di Jalan Kenanga kuburan Kristen Karang Jawa total dana fisik dan pendukung Rp198.740.000, pelaksanaan fisik 100 persen dan keuangan 99,07 persen. (RAMADHANI/B-7)