PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) serentah dalam rangka persiapan pemilihan Gubernur dan Walil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu, 18 Juli 2020.

"Khusus hari ini kita namakan gerakan coklit serentak minimal setiap petugas pemutakhiran data pemilih mencolik 3 tokoh," kata Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrohim.

Tujuan gerakan Coklit serentak ini agar masyarakat mengetahui apakah mereka sudah terdaftar atau belum sebagai datar pemilih.

"Para petugas pemutakhiran data pemilih akan mendatangi satu per satu rumah warga untuk mendata status anggota keluarga, khususnya yang sudah umur 18 tahun," jelasnya.

Setelah selesai mendata selanjutnya para petugas pemutakhiran data pemilih wajib menempel stiker di dinding depan rumah sebagai bukti jika warga tersebut sudah dilakukan pendataan.

--page

"Karena Coklit ini dilakukan dimasa pandemi Covid-19, maka petugas PPDP juga harus menjalankan protokol kesehatan seprti pakai masker, pakai sarung tangan, dan pakai face shield atau pelindung wajah," tutupnya. (NOPRI/B-6)