BORNEONEWS, Sampit - Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur menegaskan akan mengoptimalkan kinerja pada momentum Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-60.
HUT Adhyaksa kali ini menurut Kepala Kejari Kotim, Hartono kejaksaan terus bergerak dan berkarya artinya bahwa penegakan hukum ini selalu dinamis dalam rangka menuju kedisiplinan dan integritas yang tinggi serta profesional dalam penanganannya.
Oleh karena itu kata dia dalam hal penegakan hukum ini dituntut upaya untuk berinovasi dan berkarya sehingga kedepannya itu bisa membawa nama Kejaksaan lebih baik daripada yang sebelumnya
"Kita juga akan berupaya secara optimal terkait penegakan hukum baik di bidang pidana khusus maupun pidana umum," kata Hartono usai mengikuti upacara Adhyaksa secara virtual.
Dalam bidang pidana khusus kata dia mereka berupaya sebaik mungkin meningkatkan target-target penanganan perkara.
--page
Bahkan yang kini sudah dilakukan mereka sudah menaikkan satu perkara dari penyelidikan ke penyidikan dan secepatnya tahun ini target masuk ke penuntutan
Sedangkan dalam hal tindak pidana umum lanjut dia selama ini untuk Kotim masih didominasi kaitannya dengan perkara narkotika, sehingga penekanannya sangat diharapkan dari tim jaksa untuk kinerrja yang lebih bagus dengan aturan-aturan yang diterapkan Kejaksaan Agung terhadap penuntutan.
"Kita upayakan khususnya narkoba ini bisa membuat jera pelaku dan pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda untuk tidak main-main dengan penyalahgunaan narkotika ini," tegasnya.
Ia juga berharap generasi muda di Kotim bisa mengikuti pendidikan dari usai dini supaya terhindar dari pengaruh narkoba sehingga kedepan membawa Kotim lebih bagus dan maju ke depannya
"Kami selalu canangkan penuntutan pidana narkoba ini secara maksimal," pungkasnya.
--page
Sementara hari Bhakti Adhyaksa ini lanjut dia banyak kegiatan yang dilakukan, diantaranya bakti sosial, anjangsana kepada purna atau pensiunan kejaksaan dan berbagi dengan panti asuhan, ziarah ke makam pahlawan, hingga berbagi kepada anak-anak karyawan atau honor kejaksaan yang juga kena imbas dari Covid-19.(NACO/B-7)








