SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Sejak Januari hingga Juli 2020, Satlantas Polres Sukamara mencatat ada 5 kasus kecelakaan yang terjadi dan 4 di antaranya meninggal.

Kapolres Sukamara AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana mengataka dari jumlah korban meninggal, maka tingkat fatalitasnya tinggi, sehingga pihaknya harus melakukan upaya untuk meminimalisasi.

"Untuk mencegah kasus seperti ini perlu dilaksanakan kegiatan bersama antar pemangku tugas seperti PU dan Dishub untuk melakukan perbaikan di tempat yang memang pantas, dan dinilai membahayakan pengendara," ujarnya.

"Misal kontur jalannya yang bisa membahayakan pengguna, termasuk pohon di pinggir jalan yang rindang, ini memang memberikan kesejukan tapi disatu sisi itu bisa menghalangi pandangan," tambahnya.

Kapolres menambahkan dalam Operasi Patuh Telabang 2020, Satlantas secara bersama PU dan Dishub bisa mengencek langsung ke TKP yang dianggap rawan terjadi kecelakaan. (NORHASANAH/B-6)