BORNEONEWS, Muara Teweh - Perum Bulog merupakan salah satu instansi yang bergerak di dalam ranah ketahanan pangan diseluruh wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Barito Utara.
Perum Bulog Subdivre Muara Teweh merupakan salah satu penyuplai atau penyedia bahan makanan seperti beras, daging, minyak gorng, gula pasir dan lainnya untuk wilayah Kabupaten Barito Utara dan Murung Raya.
Pimpinan Perum Bulog Subdivre Muara Teweh, Maulana mengatakan saat ini digudang bulog memiliki cadangan 750 ton beras.
Dengan cadangan ini tentu bisa memenuhi akan kebutuhan beras di wilayah Barito Utara dan Murung Raya hingga akhir 2020.
Dari 750 ton beras ini terbagi didua lokasi yakni gudang Bulog Muara Teweh 500 ton dan di Gudang Beriwit, Puruk Cahu 250 ton. Di luar ada cadangan beras pemerintah (CBP). Setiap kabupaten dijatah 100 ton per tahun.
--page
“Untuk Barito Utara telah menghabiskan jatah tersebut saat terjadi banjir beberapa waktu lalu. Kalau masih memerlukan beras, Pemkab Barito Utara bisa mengajukan permohonan ke provinsi. Ada jatah CBP 200 ton untuk setiap pemerintah provinsi," ucapnya.
Maulana menambahkan stok komoditas lain juga dalam posisi aman. Meski gula pasir agak menipis, karena tersedot untuk menekan harga yang sempat melambung di Barito Utara beberapa bulan lalu. (RAMADHANI/B-6)








