SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pelaku pembunuhan HR (20) di Desa Bakti Karya, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ternyata anak tiri korban TT (65).

"Pelaku merupakan anak tiri korban dan dia tidak terima saat diajak ke tempat tahlilan," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Antang Kalang Ipda Rino Heriyanto, Jumat 31 Juli 2020.

Korban tewas setelah mendapat bacokan di kepala dan leher. Aksi ini dilakukan tersangka di hadapan sang ibu. Yang awalnya sempat melerai aksi pemukulan oleh pelaku terhadap korban menggunakan besi.

"Awalnya pelaku mencoba memukuk korban pakai besi, namun dapat dihalau dan besi tersebut dibuang ibunya yang juga istri korban," katanya.

Namun karena masih tidak terima dengan ajakan dan marahan korban. Pelaku kembali mengambil senjata tajam jenis parang. Hingga langsung membacok korban di bagian kepala dan leher.

--page

Akibat bacokan tersebut korban tersungkur dan tewas di lokasi kejadian yang berada tepat di depan rumahnya.

Kasus itupun dilaporkan oleh Kepala Desa Bhakti Karya ke Polsek Antang Kalang. Hingga akhirnya pelaku dapat diringkus dan dibawa ke mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)