BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Hendra Lesmana menyerahkan 20.000 bibit aneka buah-buahan secara gratis ke masyarakat, Rabu 19 Agustus 2020.
Penyerahan dilakukan kepada perwakilan masyarakat di jalaman Kantor Camat Bulik, bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ke 75 Kemerdekaan RI dan HUT ke 81 Kecamatan Bulik.
Adapun bibit buah-buahan itu berasal dari Balai Pengolah Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Kahayan Provinsi Kalimantan Tengah.
Pada kesempatannya, Hendra mengatakan, bantuan bibit tanaman buah untuk masyarakat ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah melalui BPDASHL Provinsi Kalteng dalam upaya menangani dampak wabah covid-19 di bidang ekonomi.
"Saat ini, pemulihan ekonomi akibat dampak yang ditimbulkan pandemi covid- 19 merupakan hal yang sangat penting. Tidak hanya terfokus pada bidang kesehatan saja," ungkapnya.
--page
Hendra mengaku bersyukur dan menyambut baik adanya bantuan bibit tanaman produktif dari BPDASHL Kahayan Provinsi Kalimantan Tengah tersebut, karena sangat bermanfaat untuk masyarakat.
Sementara itu, Plt Camat bulik, Arbaen dalam sambutannya menyampaikan momentum saat ini menjadi sarana evaluasi dan koreksi dalam menyelenggarakan pelayanan publik.
"Kita ketahui, pemerintah pusat hingga ke desa tengah fokus pada penanganan Covid- 19, sebagaimana sebagian anggaran dana desa juga dialokasikan ke kegiatan tersebut. Adanya bantuan bibit tanaman ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat guna meningkatkan perekonomian," kata dia
Arbaen menyebut, jumlah bibit tanaman dari BPDASHL Kahayan Provinsi Kalteng untuk masyarakat Lamandau kurang lebih 20.000 batang aneka jenis buah seperti kelengkeng, mangga, jambu dan lain sebagainya.
"Masyarakat akan diberikan 20 bibit untuk setiap Kepala Keluarga (KK). Itu dapat ditanam di pekarangan rumah ataupun kebun," sebut Arbaen.
Sementara, Kepala BPDASHL Kahayan, Supriyanto Sukmo Sejati mengatakan, bahwa pihaknya dalam 4 tahun terakhir telah menjalin kerjasama yang baik dengan instansi pemerintah maupun yang melibatkan masyarakat di Kabupaten Lamandau, terkait pelaksanaan rehabilitasi lahan di luar kawasan hutan.
Dia menjelaskan, sasaran penanaman bibit tanaman produksi meliputi lahan milik masyarakat, lahan desa, tanah negara, fasilitas sosial dan umum, kanan kiri jalan, sempadan sungai dan danau serta daerah imbuhan dan sekitar mata air.
"Ayo segera hijaukan lahan kita, BPDASHL Kahayan siap membantu memfasilitasi bibit tanaman gratis untuk masyarakat sesuai ketersediaan jenis dan jumlah yang mampu kami produksi," ajaknya. (HENDI NURFALAH/B-11)








