PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam Pilgub serentak 9 Desember 2020 ini menjadi tugas berat bagi para komisioner KPU Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bagaimana tidak, di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini partisipasi pemilih saat pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalteng nanti ditarget 78 persen.

Target ini menurut Anggota KPU Kalteng, Eko Wahyu Sulistyobudi terbilang cukup tinggi jika dibanding dengan tingkat partisipasi pada Pilgub 2015 yang hanya 53,8 persen.

Meski begitu dengan besarnya target ini bukan berarti membuat semangat para komisioner KPU kendor. Berbagai cara telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan partipasi pemilih. Di antaranya telah membentuk komunitas peduli pemilu dan demokrasi.

Bahkan sejak dibukanya tahapan lanjutan Pilkada serentak, persisnya sejak awal Juli 2020, pihak KPU sudah beberapa kali mengadakan sosialisasi kepada para perwakilan organisasi, mahasiswa, dan tokoh agama.

--page

Terbaru, 18-19 Agustus 2020 ini KPU Kalteng kembali mengadakan sosialisasi pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalteng yang diadakan di Hotel Neo Palangka Raya.

Peserta sosialisasi selama 2 hari ini juga dari berbagai organisasi masyarakat, tokoh agama, pers, dan instansi pemerintah, termasuk dari Polri dan Bawaslu.

Eko menegaskan semua kegiatan ini dilakukan tidak lain untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pilgub 2020.

Pihaknya berharap kepada para tokoh publik bisa membantu KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih. (ROKIM/B-6)