SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - LSM Lentera Kartini akan mendampingi anak 5 tahun yang jadi korban penganiayaan ibu kandung bersama kekasihnya, baik dalam perawatan hingga penyembuhan psikis korban. 

"Penyembuhan mental korban tentu membutuhkan waktu yang lama bahkan berbulan-bulan. Kami akan terus mendampingi dan berupaya menyembuhkan psikologis anak tersebut," Ketua LSM Lentera Kartini, Forisni Aprilista, Rabu, 26 Agustus 2020. 

Saat ini pihaknya masih fokus mendampingi penyembuhan terhadap fisik korban, baik luka maupun tangannya yang patah. Setelah itu, baru penyembuhan terhadap psikis dan mental anak.

Kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan ibunya beserta kekasih, akan menjadikan trauma bagi anak tersebut. 

"Kami juga sudah datangkan pisikolog untuk anak ini. Dia sudah bekerja sebelum anak dirujuk ke Palangka Raya," kata Forisni. 

--page

Pihaknya akan terus mendampingi anak tersebut hingga kesehatan dan mentalnya benar-benar pulih. Agar tidak memberikan efek terhadap tumbuh kembang anak tersebut nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)