MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Dari 93 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Barito Utara hingga saat ini hanya sekitar 70 persen saja yang sudah memiliki bangunan balai desa.

Plt Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Barito Utara, Eveready Noor mengataka dari 10 kelurahan hanya ada beberapa kelurahan yang kantor desanya menggunakan rumah pribadi sebagai kantor desa, karena kantor desa yang dulu rusak disebabkan banjir dan ada juga kantor desanya yang belum dibangun.

Dia mengharapkan pembangunan balai desa dapat dibangun di seluruh desa dan kelurahan guna menunjang pelayanan serta pemanfaatan gedung bagi pemerintah desa maupun masyarakat.

Pemanfaatan ini bisa dengan melaksanakan program pemberdayaan kepada masyarakat, terutama dalam peningkatan SDM, sehingga memiliki keahlian-keahlian yang dapat menunjang perekonomian masyarakat.

"Salah satunya dengan pemanfaatan gedung sebagai sarana pelatihan bagi masyarakat," jelasnya.

--page

Eveready mengharapkan bagi desa maupun kelurahan yang sudah memiliki bangunan balai desa maupun aula agar dirawat dan dijaga, sehingga dapat dimanfaatkan dengan waktu yang lama.

Serta digunakan dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga berdampak bagi pembangunan diberbagai bidang di desa tersebut.

Pihaknya juga akan selalu memonitor segala kegiatan di desa baik itu pembangunan kantor desa, CSR perusahaan agar tepat sasaran dan bisa dinikmati semua masyarakat. (RAMADHANI/B-6)