MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pelaku pembacokan dengan menggunakan parang di kota Muara teweh pada Minggu malam 30 Agustus 2020 terhadap dua orang pemuda jalani diversi.

“Karena pelaku masih berusia di bawah umur, maka pelaku hanya menjalani diversi,” terang Kasat reskrim Polres Barito Utara, AKP Kristanto Situmeang SIK, Selasa 1 September 2020 saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Menurut Kasat, diversi wajib dijalankan mengingat pelaku merupakan anak-anak atau masih di bawah umur. “Jadi pelaku merupakan anak berusia 16 tahun, sehingga wajib menjalani diversi,” jelasnya.

Menurut Kristanto, pelaku juga masih duduk di bangku sekolah menengah atas.

Saat ini kedua korban sudah dalam kondisi membaik, namun masih dalam proses perawatan medis. “Anggota kita masih terus melakukan pemantauan terhadap korban di RSUD Muara Teweh,” ungkapnya.

--page

Berita sebelumnya, kedua pemuda yang menjadi korban mengalami luka bacok di kepala dengan panjang sekitar 10 cm dan satu orang lainnya mengalami luka bacok di punggung dan jari-jari tangan dan pergelangan tangan sebelah kiri hampir putus. (RAMADHANI/B-5)