BORNEONEWS, Palangka Raya - Puluhan pegawai Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas IIA Palangka Raya menjalani rapid test di teras rutan setempat pada Kamis, 3 September 2020.
Kegiatan tersebut langsung diikuti Kepala Rutan, Akhmad Zaenal Fikri, Kepala Pengamanan Rutan, Erik Sitohang dan sejumlah pejabat lainnya.
"Ada 69 pegawai Rutan yang mengikuti rapid test dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya," kata Akhmad Zaenal Fikri melalui Erik Sitohang.
Selain pegawai, lanjut Erik, sebagian warga binaan pemasyarakatan atau WBP juga menjalani hal serupa. Khususnya, bagi WBP yang dipercaya membantu membersihkan lingkungan kantor.
--page
"Seluruhnya yang dirapid test hasilnya negatif atau non reaktif," ungkapnya.
Erik menambahkan, rapid test tersebut dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran Covid-19. Pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker, menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan lain-lain.
Sementara itu, berkaitan dengan kunjungan, pihak Rutan belum menerapkan kunjungan secara langsung atau tatap muka. "Untuk kunjungan, sampai saat belum dibuka, masih menggunakan video call," tutur Erik. (BUDI YULIANTO)








