BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Lamandau, khususnya di Kecamatan Batang Kawa, Belantikan Raya dan Kecamatan Lamandau tidak hanya merendam akses jalan dan fasilitas umum, namun banjir juga telah merendam perumahan warga.
Camat Belantikan Raya, Eddy Wahyudi mengakui ada salah satu rumah warganya yang roboh dan bergeser.
Kondisi yang hampir sama juga terjadi di Desa Kina, Kecamatan Batang Kawa yang diinformasikan 1 rumah hanyut ternawa derasnya air yang meluap dari sungai, dan satu warung yang juga bergeser.
Sejak Senin 7 September 2020, Pemkab Lamandau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir.
"Begitu masuk laporan banjir, pada hari Minggu 6 September, kita langsung turunkan 2 tim untuk memantau sekaligus melakukan pendataan terhadap warga terdampak banjir," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Lamandau, Edison Dewel, Selasa 8 September 2020.
--page
Diakuinya dari pendataan yang dilakukan timnya dan juga laporan para Kades, beberapa desa di wilayah kecamatan Belantikan Raya dan Kecamatan Batang Kawa terdampak banjir cukup parah.
"Sebab itu sejak Senin kemarin juga juga kita juga sudah menyalurkan bantuan paket sembako untuk warga korban banjir," ujarnya.
Adapun jumlah paket sembako yang kita salurkan di Desa Mangkalang yakni sebanyak 25 paket dan Desa Liku 7 paket. Direncanakan pula bantuan paket sembako sebanyak 40 paket akan kita salurkan ke Desa Kina.
"Arus sungai terlalu deras, akibatnya penyaluran bantuan sempat terhambat. Mudah-mudahan airnya segera surut, sehingga bantuan bisa cepat tersalurkan," harapnya. (HENDI NURFALAH/B-6)








