NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Kabar gembira datang bagi warga Kabupaten Lamandau. Setelah berbulan-bulan dilanda kemarau panjang yang membuat tanah kering dan sumber air menyusut, sejumlah desa di wilayah kabupaten ini akhirnya diguyur hujan lebat pada Sabtu sore.

Hujan turun dengan intensitas cukup tinggi di beberapa titik, membasahi tanah yang selama ini retak kering serta mengisi kembali saluran air dan sungai yang permukaannya terus menurun.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendrikel, menyampaikan hingga saat ini data yang tercatat menunjukkan hujan turun di Melata, Sematu Jaya, Kujan, dan Bunut.

"Untuk saat ini yang terdata baru Melata, Sematu Jaya, Kujan, dan Bunut," ujar Hendrikel, Sabtu, 5 September 2026 

Meski sebagian wilayah sudah mendapat guyuran hujan, belum seluruh desa di Lamandau merasakannya. Sebagian wilayah di kecamatan lain masih tampak cerah dan kering. Warga menyambut datangnya hujan dengan rasa syukur, sekaligus berharap wilayah lainnya segera ikut diguyur hujan lebat pula.

"Alhamdulillah, akhirnya hujan turun juga. Semoga desa-desa lain yang belum turun hujan juga segera kebagian. Biar semua ladang dan kebun bisa kembali basah," ujar salah seorang warga Desa Bunut.

Hujan yang turun ini diharapkan dapat mengakhiri masa kemarau panjang, sekaligus membantu pemulihan kondisi lingkungan, ketersediaan air bersih, serta mendukung kegiatan pertanian dan perkebunan warga yang sempat terhenti akibat kekeringan.

Pantauan di lapangan, hujan yang turun di beberapa Desa yang ada di Kabupaten Lamandau. BPBD Kabupaten Lamandau terus memantau perkembangan cuaca dan curah hujan di seluruh wilayah kecamatan untuk memperbarui data secara berkala. (NATALIA KRISTIN/H)