BORNEONEWS, Sampit - Kecelakaan perairan terjadi di Sungai Mentaya, Rabu malam, 9 September 2020. Kecelakaan terjadi antara KM Surya Pertiwi yang menabrak tongkang, hingga tongkang melaju dan menabrak Tugboat AIK GADIS/TK.GS5.
Hal itu diduga terjadi karena cuaca hujan lebat, kabut, dan arus Sungai Mentaya yang deras. Kapal awalnya menabrak tongkang bermuatan kayu log sebanyak 698 batang.
Setelah itu, tongkang melaju ke depan dan menabrak Tugboat AIK GADIS/TK.GS5. Akibatnya, tugboat miring dan tenggelam di Sungai Mentaya.
Saat itu, kru tugboat ada 4 orang. Namun nahkodanya atas nama Saiful Bahri hilang diduga tenggelam. Dan saat ini masih dalam pencarian KN 342 KSOP Kelas III Sampit dan Sea Rider KN Damaru Direktorat KPLP, Direktorat Polairud, Pos AL Sampit, dan Badan SAR Nasional.
"Sejak tadi malam kami bersama tim melakukan pencarian terhadap nahkoda yang hilang," ujar Kepala KSOP Klas III Sampit, Thomas Chandra, Kamis, 10 September 2020.
--page
Kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 20.15 WIB. Data terhimpun, KM Surya Pertiwi tidak ada muatan saat itu, dengan 15 kru selamat. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








