BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Jumlah titik panas atau hostpot di wilayah Kabupaten Seruyan, menunjunkan tren penurunan jika dibandingkan pada bulan sebelumnya.
Kasat Reskrim Polres Seruyan Iptu Irfan M.N. Alireja, mengutarakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemantauan titik hotspot di wilayah Kabupaten Seruyan.
“Berdasarkan pemantauan satelit Aqua pada Aplikasi Hanyaken Musuh, jumlah titik panas di Kabupaten Seruyan mengalami penurunan dari bulan sebelumnya,” katanya, Rabu, 30 September 2020.
Dari pemantauan, jika pada bulan Agustus jumlah titik panas mencapai 78 titik panas, kini mengalami penurunan menjadi 37 titik panas pada bulan September.
Sementara itu, Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro mengharapkan, agar seluruh masyarakat di Kabupaten Seruyan, dapat berperan dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
--page
“Kami berharap, agar masyarakat dapat menahan diri untuk tidak membuka lahan atau hutan dengan cara dibakar, agar dapat meminimalisir terjadinya karhutla di wilayah ini,” tandasnya. (FAHRUL/B-5)








