PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warga yang bermukim di pinggir Sungai Arut pada Kamis, 1 Oktober 2020 sekitar pukul 21.30 WIB mendadak heboh.

Pasalnya, di sungai tersebut kembali muncul seekor buaya sapit atau sinyulong. Warga yang menasaran pun datang untuk melihat kemunculan buaya itu. 

Sulistyo, warga Kelurahan Raja Seberang pada Jumat, 2 Oktober 2020 mengatakan, kemunculan buaya kali ini hampir sama dengan yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Awalnya buaya tersebut muncul di pinggir Sungai Arut di Kelurahan Mendawai dekat korindo. Tidak lama kemudian, buaya tersebut kemudian muncul di Kelurahan Raja Seberang," kata Sulistyo.

Walau demikian, lanjut Sulistyo, hingga saat ini sepengetahuannya belum pernah terjadi kasus serangan buaya ke manusia.

--page

"Biasanya kemunculan buaya terjadi saat air sungai sedang meninggi atau sedang surut. Tapi memang tidak bisa diprediksikan kapan kemunculannya," jelas Sulistyo.

Namun, tambah dia, tetap saja masyarakat yang bermukim di pinggiran Sungai Arut sedikit meningkatkan kewaspadaan pasca-munculnya buaya tersebut.

"Walau belum ada kasus serangan buaya, tetapi tetap saja warga waspada. Jangan sampai peristiwa tersebut terjadi. Jauhkan bala," tuturnya. (WAHYU KRIDA/B-7)