BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka merayakan hari Perkebunan ke-62 baru-baru ini, Sulung Research Station atau SRS yang merupakan laboratorium milik PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS mendapatkan penghargaan dari Majalah Media Perkebunan sebagai Research and Development Terpopuler.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada insan Perkebunan yang telah berkontribusi pada pembangunan Perkebunan Indonesia.
Penghargaan tersebut berdasarkan hasil voting lebih dari 1000 koresponden yang merupakan petani Perkebunan, pelanggan majalah media Perkebunan dan pelaku usaha di bidang Perkebunan.
"Kepopuleran tersebut tidak terlepas dari salah satu kegiatan yang dilakukan oleh SRS terhadap petani atau pelaku usaha Perkebunan kelapa sawit yaitu analisis sampel pupuk, jaringan tanaman, tanah, dan lainnya di Laboratorium. Didukung dengan Laboratorium yang terpercaya dan sudah diakui kompetensinya oleh Komite Akreditasi Nasional, para petani dan/atau pelaku usaha Perkebunan mendapatkan jaminan atas hasil analisis yang dilakukan," kata Corporate Secretary SSMS, Swasti Kartikaningtyas kepada Borneonews pada Selasa, 6 Oktober 2020.
Suatu Laboratorium menurutnya mendapatkan kepercayaan dan diakui kompetensinya jika laboratorium telah mendapatkan sertifikat akreditasi.
--page
"Legalitas hukum akreditasi Indonesia dapat dilihat pada Peraturan Pemerintah No. 102 Tahun 2000 tentang Standarisasi Nasional dan Keputusan Presiden No. 78 Tahun 2001 tentang Komite Akreditasi Nasional. Fungsi akreditasi terdiri atas perlindungan pelanggan atau quality assurance, pengendalian mutu atau quality control, dan
pengembangan mutu atau quality improvement," jelasnya.
Swasti juga menjelaskan bahwa manfaat dari akreditasi laboratorium yakni mendapatkan pengakuan tentang kompetensi laboratorium sehingga hasil ujinya dapat digunakan untuk proses sertifikasi. Seain itu juga mendapatkan keuntungan dalam hal pemasaran serta berperan serta dalam perbandingan kemampuan laboratorium pada lingkup yang terakreditasi.
"Dengan akreditasi ini kita juga mendapatkan pengakuan secara internasional serta dapat mengimplementasikan sistem mutu yang mampu
mendukung terwujudnya pelayanan prima serta tentu saja menunjukkan indepensi," tuturnya lagi.
--page
Sebagai wujud dan jaminan untuk memberikan kualitas terbaik dan memprioritaskan kepuasan pelanggan serta menjaga komitmen, konsistensi dan imparsialitas-netralitas-ketidakberpihakan, lanjutnya, Laboratorium Sulung Research Station (SRS) telah memperoleh akreditasi SNI/IEC 17025 : 2017 untuk sistem manajemen mutu laboratorium pengujian sejak tahun 2016 dengan kode Laboratorium No LP-1056-IDN. Bahan atau produk yang dapat diuji di Laboratorium SRS yaitu jaringan tanaman, tanah, pupuk anorganik, crude palm oil (CPO), limbah, air tanah, air sungai, dan air limbah.
"Didukung dengan sumberdaya manusia yang kompeten, terdidik, terlatih dan berpengalaman, Laboratorium SRS memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan akurat," bebernya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








