PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Nekat ingin demo sebanyak 6 pelajar SMA dan SMP yang kedapatan sedang berkumpul di sekitar Kantor DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) diamankan Polsek Arut Selatan, Senin, 12 Oktober 2020.

Kapolsek Arsel AKP Wihelmus Helky menyampaikan ke 6 pelajar ini diamankan lantaran hendak masuk kedalam barisan mahasiswa Kobar, yang tengah melaksanakan unjuk rasa damai di depan Kantor DPRD Kobar.

"Enam orang kita amankan sementara dan sudah dimintai keterangan di Polsek Arsel," katanya. Helky menuturkan, 6 orang itu bukan massa buruh, melainkan para pelajar.

Diduga mereka berada di sekitar DPRD lantaran mendapat informasi bahwa akan ada aksi demo kemudian ingin ikut - ikutan turun ke jalan.

"Kami sudah menghubungi orang tua serta guru dari sekolah keenam pelajar ini. Setelah dikonfirmasi bahwa baik dari pihak orang tua maupun guru tidak mengetahui bahwa keenam pelajar ini hendak ikut demo dan tidak ada ijin. Justru mereka ini ijin kepada orang tua akan mengerjakan tugas ke rumah teman," jelasnya.

--page

Kapolsek menambahkan, saat ini keenam pelajar tersebut sudah dipulangkan kepada orang tua maisng - masing, dengan terlebih dahulu membuat surat pernyataan tidak akan mengulang kembali perbuatannya tersebut.

"Pelajar sudah kita pulangkan dengan membuat surat pernyataan. Untuk tidak mengulanginya lagi," pungkasnya. (DANANG/B-6)