PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Gubernur Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya mengatakan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun ini sangat jauh berkurang. Bahkan untuk status siaga Karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah juga telah dicabut.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri rapat evaluasi penanggulangan Karhutla di Hotel Neptunus Ballroom Lantai III, Golden Tulip Galaxy Hotel, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis, 12 November 2020

"Di Kalteng menurun sangat drastis, jika kalau dibandingkan pada 2015 yang paling parah itu tahun kemarin. Tapi kalau titik api tetap ada, karena ada yang sedikit membakar lahan, tapi tidak meluas," katanya.

Dia menuturkan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah tahun ini dianggap sudah berhasil, sesuai prosedur dan kerja sama dari segala pihak, tentunya menjadikan itu semua bisa berjalan bagus.

"Itu tidak lepas juga dari kesadaran masyarakat Kalimantan Tengah sudah mulai bagus. Dan juga peran serta dari pihak-pihak terkait, khususnya TNI, Polri yang bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat terobosan-terobosan baru dalam penanganan pencegahan karhutla sejak dini," jelasnya.

--page

Selain itu salah satu yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam pencegahan karhutla tahun ini dengan bikin parit di kanal dan juga sumur bor. (NOPRI/B-6)