BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunung Mas, Rina Sari mengatakan ada beberapa tujuan dari pelaksanaan kegiatan advokasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada pemangku kebijakan daerah dan mitra, Jumat 13 November 2020.
“Tujuan kegiatan ini di antaranya meningkatkan komitmen bersama dan menggalang dukungan dari pemangku kepentingan dan penentu kebijakan, stakeholder dan mitra kerja dalam rangka penggerakan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana,” ujar Rina Sari selaku ketua panitia kegiatan, saat menyampaikan laporan.
Tujuan lainnya guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang promosi dan KIE tentang 1.000 Hari Pertama Kehidupan bagi pemangku kepentingan dan stakeholder kabupaten, sehingga terdapat kesamaan persepsi dan pemahaman, terutama pada wilayah stunting kabupaten di Kalteng.
Kemudian meningkatkan peran serta pemangku kebijakan daerah dan mitra kerja agar saling bersinergi di dalam wadah yang sama dan tujuan yang sama.
Kegiatan ini diikuti oleh 75 orang terdiri dari unsur dan penyelenggara pemerintah daerah, anggota DPRD Kabupaten Gumas, perwakilan organisasi wanita, organisasi profesi dan sosial kemasyarakatan, Forum Komunikasi Umat Beragama, TP PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kepala desa/lurah yang desa/kelurahannya menjadi lokus stunting.
--page
“Untuk narasumber kegiatan ini yaitu Direktur Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga BKKBN Republik Indonesia,” terangnya. (MAGANG/B-6)








