BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Rihando mengatakan meningkatnya kondisi perekonomian Kalteng pada triwulan IV 2020 di tengah wabah Covid-19 juga turut ditopang oleh meningkatnya konsumsi, baik rumah tangga maupun pemerintah.
"Perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional yakni hari raya Natal dan Tahun Baru 2021, menjadi salah satu faktor yang mendorong membaiknya konsumsi rumah tangga," kata Rihando kepada Borneonews pada Senin, 11 Januari 2021.
Sedangkan kinerja konsumsi pemerintah dipengaruhi oleh pesta demokrasi, pemilihan gubernur 9 Desember 2020 yang berjalan lancar dan aman serta realisasi penyaluran bansos di sejumlah daerah pada akhir tahun yang menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi, ditengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19.
"Demikian halnya pada indikator investasi, diprakirakan meningkat sesuai pola realisasi pembangunan proyek pemda pada akhir tahun serta normalisasi aktivitas investasi swasta seiring dengan perbaikan kondisi dunia usaha pasca dimulainya era adaptasi kebiasaan baru," jelasnya.
Dari sisi penawaran, lanjutnya, kinerja sektor pertambangan diprakirakan meningkat mengikuti pola musiman, dimana terjadi kenaikan permintaan global menjelang musim dingin khususnya oleh negara mitra Jepang.
--page
"Selain itu permintaan masyarakat yang meningkat menjelang dan saat hari raya Natal dan Tahun Baru 2021, turut mendorong kinerja lapangan usaha atau LU perdagangan yang sempat lesu selama masa awal pandemi," bebernya lagi. (TESTI PRISCILLA/B-6)









