BORNEONEWS, Puruk Cahu – Empat kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Desa Masalan, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya (Mura) terus menerima bantuan dari sejumlah pihak, termasuk dari Pemkab Murung Raya.
Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada para korban yang kehilangan harta bendanya saat kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 23 Januari 2021 lalu itu.
Penyaluran bantuan oleh Wakil Bupati didamping pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Kecamatan Murung, Minggu.
“Kehadiran kami ke Desa Malasan ini dalam rangka pengecekan dan pemberian bantuan kepada masyarakat Desa Malasan kecamatan Murung yang terkena musibah kebakaran,” ujar Rejikinoor saat acara penyerahan dilokasi kebakaran.
Bantuan yang disalurkan Wakil Bupati ini berupa bantuan standar untuk penerima bencana atau peristiwa, seperti bahan pokok, selimut dan uang tunai.
--page
“Harapan kita bantuan yang disalurkan ini bisa bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Mudah-mudahan pihak lain atau lembaga lain dapat proaktif menyalurkan bantuan semacam ini,” jelas Rejikinoor lagi.
Sementara itu, diketahui sebelumnya Musibah kebakaran kembali terjadi dan kali ini terjadi di Desa Malasan, Kecamatan Murung, pada Sabtu (23/1/2021) pagi. Akibat kebakaran tersebut empat rumah ludes terbakar.
“Kebakaran terjadi di RT.02 Desa Malasan yang menghabiskan empat rumah, yakni milik Sabirin (55), Adi (50), Sumiyati (60) dan Kamariah (60),” ungkap Kapolsek Murung, Ipda Yuliantho saat dihubungi via seluler, Sabtu (23/1)
Berdasarkan informasi yang dilaporkan Bhabinkamtibmas Desa Malasan, Ipda Yuliantho mengatakan penyebab kebakaran berasal dari tungku perapian yang berada di dapur Kamariah.
“Sekitar pukul 08.00 WIB setelah menyalakan tungku perapian untuk persiapan memasak, ibu Kamariah keluar meninggalkan rumah untuk membeli sayur dan rumah dalam keadaan kosong. Api terlihat dari bagian belakang ibu Kamariah sekitar pukul 08.30 WIB oleh saksi atas nama Alpian dan langsung menginfokan ke warga lain,” jelas Kapolsek Murung lagi.
--page
Disampaikan Ipda Yuliantho juga, dari empat buah rumah yang terbakar, dua rumah dalam keadaan kosong karena sudah lama ditinggal bekerja ke luar daerah oleh pemiknya.
“Rumah yang ditinggal bekerja diluar daerah adalah milik Sabirin dan Adi. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, akan tetapi kerugian materi mencapai Rp.200 juta,” tambah Kapolsek. (Trs)









