PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulang Pisau Riduansyahrani mengingatkan nelayan menunda melaksanakan aktivitas mencari ikan ke laut. Karena, berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, di daerah laut mengalami gelombang tinggi.

"Kami meminta aga para nelayan menunda aktivitas mencari ikan selama cuaca dan gelombong laut masih tinggi,” katanya, Jumat, 29 Januari 2021.

Riduansyahrani juga meminta kepada para nelayan di daerah ini agar sementara waktu ini menunda dulu mencari ikan ke laut, dan bisa saja mencari ikan, tetapi dilihat terlebih dahulu situasi dan kondisinya.

Menurutnya, kalau memang para nelayan tetap melaksanakan aktivitasnya mencari ikan, mereka harus melengkapi peralatan-peralatan yang bisa menyelamatkan para nelayan dalam menangkap ikan di laut.

“Cuaca sekarang ini cukup ektreme dan oleh sebab itu sekali lagi kita mengharapkan agar para petani untuk menahan diri pergi ke laut,” ucapnya.

--page

Riduansyahrani mengakui, dari hasil melaut lah sebagai mata pencarian nelayan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya, dan dalam kehidupan nelayan menurutnya dalam setiap tahun pasti ada musim panceklik dikarenakan gelombang besar yang tidak bisa dilakukan untuk penangkapan ikan.

“Nah, pada saat-saat seperti ini, biasanya nelayan memperbaiki jaring, memperbaiki kapal, dan memperbaiki peralatan-peralatan lainnya yang rusak. Dan pada saat mereka kelaut pada musim tertentu dan gelombang tidak begitu besar, disitulah hasil tangkapan nelayan akan menjadi lumayan,” terangnya.

Sebelum terjadi panceklik, para nelayan ini, lanjut Riduansyahrani sudah memperhitungkan kapan musim ikan akan banyak dan kapan akan terjadi panceklik.

“Sebelum terjadi panceklik, nelayan kita sudah memperhitungkan dan akan menampung ikan sebanyak-banyaknya, dan dijual kepada penampung,” ungkapnya.

Riduansyahrani juga menyampaikan, pada saat panceklik, DKP Pulpis juga telah memberikan pembinaan kepada ibu-ibu, yakni pembinaan pengolahan ikan asin dan ikan asap, sehingga pada masa panceklik, kebutuhan nelayan pesisir tetap tercukupi.

--page

“Alhamdulilah, sebelumnya kita juga telah mendistribusikan presto ikan, dan alhamdulilah setelah kita memberikan pembinaan, nelayan di pesisir sudah mulai berhasil, untuk menambah penghasilan tambahan nelayan ketika di masa panceklik,” tandasnya. (ang)