BORNEONEWS, Sampit - Sekitar pukul 18.45 WIB, hampir seluruh Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami pemadaman. Hal itu terjadi karena telah terjadi gangguan kelistrikan.
"Terjadi gangguan sistem kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV)," ujar Mananger PT PLN Unit Layanan Pelanggan Sampit Deddy Noveyusa, Minggu, 31 Januari 2021.
Dirinya menerangkan, gangguan tersebut yakni SUTT 150 kV di jalur antara Gardu Induk (GI) Mintin ke GI Palangka Raya, dan GI Palangka Raya ke GI Sebangau, yang mengakibatkan suplai lostrik ke sebagian wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terganggu.
Secara bertahap, pihak PLN melakukan penormalan GI. Selanjutnya melakukan penormalan jaringan distribusi listrik ke pelanggan. Pihaknya mengaku menyesal atas kejadian tidak terduga tersebut, sehingga mengakibatkan aktivitas pelanggan terganggu.
"Saya memohon maaf atas pemadaman yang terjadi. Dan kami berupaya maksimal untuk menormalkan kembali," kata Deddy.
--page
Saat ini, listrik sudah kembali menyala meskipun cuaca sempat diguyur hujan deras. Termasuk di Kota Palangka Raya. Namun demikian, itu tidak membuat pasokan listrik terganggu. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









