BORNEONEWS, Sampit - Setelah beredar video orangutan yang sedang asik bermain di parit persawahan Sungai Bujur Malang Sembilan, Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, bersama tim WRU SKW II BKSDA Kalteng dan Yayasan Orangutan Fondation Internasional (OFI) akhirnya berhasil mengevakuasi pada Minggu, 31 Januari 2021.
"Alhamdulilah berjalan lancar. Orangutan tersebut sudah kami evakuasi," ujar Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah.
Dia menjelaskan, orangutan itu diperkirakan berumur 25 tahun dengan jenis kelamin jantan dan berat 59 kilogram. OU tersebut dievakuasi di tengah sawah warga.
Pihaknya menggunakan sumpit (alat tradisional suku Dayak), untuk membius OU tersebut. Hal itu dilakukan karena OU itu berada di tengah sawah dan tidak terlalu jauh serta tidak kabur saat kedatangan tim petugas.
"UO tidak melawan, dan hanya satu kali sumpitan bius," kata Muriansyah.
--page
OU tersebut juga pernah muncul dan diketahui warga pada 22 Januari 2021 lalu. Namun setelah pihaknya ke lokasi, OU itu tidak terlihat. Setelah muncul kembali pada 30 Januari 2021, tim rescue memutuskan langsung berangkat pada Minggu 31 Januari 2020, hingga berhasil mengevakuasinya.
"Ucapan terima kasih kami kepada warga dan perangkat Desa Lampuyang yang sudah menbantu dan bekerja sama dengan pihak BKSDA Kalteng dalam proses rescue. Sehingga evakuasi berjalan aman dan lancar," terang Muriansyah. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









