BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Utama Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS, Vallauthan Subraminam mengatakan bahwa dalam setahun belakangan saham SSMS telah "terbang" atau meningkat dengan pesat.
"Menutup tahun 2020 harga saham SSMS di posisi Rp1,250, meningkat 48% dibandingkan dengan penutupan akhir tahun 2019 seharga Rp845 (2019 YoY 2020)," katanya, Jumat 12 Februari 2021.
Menurut Vallauthan, peningkatan produksi dan penjualan Perseroan serta kenaikan harga CPO dunia lah yang telah membuat saham SSMS meningkat.
"Hal ini menandakan bahwa investor dapat melihat dengan jeli bahwa potensi Perseroan di masa depan sangat baik," tutur Vallauthan lagi.
Seperti diketahui bersama, saat ini juga saham SSMS masih terdaftar dalam daftar efek margin di Bursa Efek Indonesia atau BEI, menunjukan likuiditas saham SSMS sangat bagus serta didukung dengan kinerja keuangan yang positif.
--page
"Prospek saham-saham CPO oleh investor dinilai masih sangat menarik. Sentimen utamanya masih berasal dari harga CPO. Kedepannya permintaan CPO kami prediksi tentu akan lebih membaik seiring harapan dibukanya kembali ekonomi dunia," bebernya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








