SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 20 titik panas atau hot spot terpantau di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal itu berdasarkan pengamatan selama Januari hingga Februari 2021.

"Ada 20 titik yang terpantau, namun tidak terjadi kebakaran lahan," kata Komandan Satgas Karhutla Kotim yang juga Dandim 1015 Sampit, Letkol Czi Akhmad Safari, Senin, 22 Februari 2021. 

Titik panas tersebut banyak terpantau di Kecamatan Antang Kalang. Namun setelah dicek ke lokasi, tidak ada api. Meskipun begitu, pihaknya tetap terus waspada.

"Anggota kami selalu siap dan siaga, karena ini adalah perintah Presiden Republik Indonesia," kata Safari.

Pihaknya juga mengutamakan antisipasi sebelum kejadian. Karena jika karhutla sudah membesar, maka akan sulit tertangani. Apalagi jika lokasinya berada jauh dan di tengah-tengah hutan. 

--page

"Anggota saya selalu siap di lapangan untuk mendeteksi potensi karhutla sejak dini," terang Safari. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)