BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas menekuni pembinaan kemandirian di bidang furniture, seperti membuat meja, bertempat di ruang bimbingan kerja dengan di awasi oleh petugas kemandirian.
Pembuatan furniture ini masih tahap uji coba. Para WBP yang memiliki kemampuan di bidang furniture diberikan beberapa tes praktek, dalam hal ini diuji untuk membuat meja yang akan digunakan di ruang kerja.
Kepala Rutan Kuala Kapuas, Toni Aji Priyanto, didampingi Petugas Pembinaan Kemandirian, l Ketut Cemarne mengatakan bahwa tes praktik ini adalah Iangkah awal untuk menjadikan unit pembinaan di bidang furniture bisa benar-benar terealisaasi di Rutan Kuala Kapuas.
"Kita Iakukan tes praktek dulu seberapa kemampuan mereka, setelah kita rasa para WBP tersebut cukup ilmu di bidang ini maka akan kita realisasikan unit pembinaan ini nantinya," kata Toni Aji Priyanto, Rabu 24 Februari 2021.
Untuk sementara, lanjut dia Rutan Kuala Kapuas sendiri belum memiliki sarana yang memadai untuk mendukung kegiatan pembinaan di bidang furniture ini, hal tersebut yang menjadi kendala Rutan Kuala Kapuas dalam merealisasikan unit pembinaan furniture.
--page
"Sehingga sangat disayangkan jika para WBP yang memiliki keahlian pembuatan furniture harus berdiam diri di kamar tidak dapat menyumbangkan kreasinya untuk ditunjukkan kepada masyarakat luas," ucapnya.
Menyikapi hal tersebut rencananya pihaknya akan melakukan kerjasama dengan pihak Pemkab Kapuas dan pihak yang mempunyai usaha dibidang furniture untuk memberikan ilmu kepada para WBP.
"Nanti kita bersinergi dengan Pemda dan juga pihak swasta untuk memberikan pembinaan dibidang furniture ini, semoga ke depannya Rutan Kuala Kapuas bisa membuat aneka furniture yang berkualitas," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)









