TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Surya Dharma berharap Pemerintah Kabupaten Barito Timur dapat membantu penyediaan prasarana ambulans bagi rutan untuk memaksimalkan pelayanan kepada warga binaan.

"Sembilan puluh sembilan persen warga binaan yang ada di rutan ini kan warga asli Barito Timur, sekalipun status mereka sebagai narapidana namun mereka berhak mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten sebagai warga Barito Timur," ungkap Surya di kantornya, Rabu, 3 Maret 2021.

Menurutnya, dengan fasilitas penunjang yang terbatas, rutan selama ini tetap berupaya memberikan pelayanan prima kepada warga binaan terutama saat sakit.

"Yang ada itu hanya satu mobil operasional karutan jenis station wagon, itu juga yang dipakai untuk mengangkut warga binaan ke rumah sakit kalau harus dirujuk, kasihan jika dalam kondisi sakit harus didudukkan dalam mobil kan tidak nyaman," ujarnya.

Surya menambahkan, meski di dalam rutan ada klinik untuk merawat warga binaan yang sakit namun pada kondisi tertentu kadang harus dirujuk ke rumah sakit sehingga dibutuhkan ambulans untuk mengangkut warga binaan yang sakit.

--page

"Jika terjadi kematian atau sakit yang parah dan kami tidak mampu memberikan pelayanan di dalam rutan maka dibutuhkan ambulans untuk merujuk ke rumah sakit, kami berharap pemerintah kabupaten dalam hal ini bupati bisa mendukung karena Rutan Tamiang Layang ini ada di Barito Timur," pungkasnya.

Diketahui, saat ini warga binaan Rutan Tamiang Layang berjumlah total 204 orang dengan rincian narapidana laki-laki 196 orang dan narapidana perempuan 8 orang. (BOLE MALO/B-7)