BORNEONEWS, Palangka Raya - Akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan di Dunia termasuk Indonesia khususnya Kalteng membuat sektor kesehatan maupun perekonomian menjadi terdampak.
Oleh sebab itu, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menanggulangi penyebaran pandemi Covid-19 ini, mulai dari mengeluarkan berbagai kebijakan seperti penerapan prokes serta lainnya, dan yang baru sekarang ini yaitu memprogramkan vaksinasi untuk semua kalangan.
"Untuk mengatasi dampak Pandemi Covid-19, perlu dilakukan upaya khusus, tidak hanya melalui penerapan protokol kesehatan, namun juga melalui upaya pemberian vaksinasi" ucap Wakil Gubernur Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya pada saat menyampaikan sambutan di kegiatan vaksinasi massal tingkat Provinsi Kalteng, Sabtu, 20 Maret 2021.
Dia menerangkan, pada Tahap I, vaksin Covid-19 telah diterima Kalteng dengan jumlah sebanyak 14.680 dosis, yang telah didistribusikan ke Kabupaten atau Kota di Kalteng.
"Adapun cakupan Vaksinasi Tahap I yaitu sebanyak 104,2 persen dan sudah melewati target yang diberikan pusat, yakni 80 persen," tuturnya.
--page
Kemudian untuk, kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 tahap I adalah seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) serta Penunjang Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Petugas Tracing Kasus Covid-19.
Selanjutnya, pada tahap II, cakupan sebanyak 410.719 sasaran, meliputi Petugas Pelayanan Publik esensial sebagai garda terdepan yakni TNI, POLRI, Satpol PP, Guru dan Petugas Pelayanan Publik Transportasi serta Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.
"Pada hari ini akan dilaksanakan upaya percepatan vaksinasi melalui kegiatan vaksinasi massal, dengan sasaran kepada Pelayan Publik pada Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kalteng dan Kota Palangka Raya, Organisasi Profesi yakni Jurnalis TVRI dan RRI, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, dengan jumlah sasaran lebih dari 5.000 orang," bebernya. (DONNY D/B-5)









