PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Geram namanya dicatut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan digunakan untuk meminta uang dan akan diberikan proyek, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Juni Gultom ancam melaporkannya ke Polres Kobar.

Juni Gultom mengatakan, pertama kali mengetahui namanya dicatut oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan disalahgunakan itu dari temannya. Pada saat itu, temannya menerima pesan SMS atas nama Kadis PUPR dan meminta sejumlah uang dengan embel - ember janji akan diberikan proyek.

"Jelas ini sangat merugikan saya, karena saya tidak pernah melakukan hal itu, untuk itu saya akan memberikan efek jera dan melaporkannya ke Polisi bagi orang yang telah mencarut nama saya itu," tegas Juni Gultom, pada Selasa, 20 April 2021.

Junni juga menambahkan, nomor telepon yang digunakan oleh orang yang mencatut namanya dengan  0812xxxxxxx dan nomor itu juga pernah mengatas namakan Samuel Kabid Bina Marga PUPR Kobar.

"Jadi yang pernah dicatut namanya bukan saya saja, jama Kabid Bina Marga juga pernah di catut dengan nomor telepon itu, dengan isi pesan yang sama, minta uang dan akan di berikan proyek," terang Junni Gultom. 

--page

Tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab itu lanjut Junni sangat merugikan dirinya dan instansi yang di pimpinnya saat ini. Sebab selama ini bagi semua rekanan yang akan mendapatkan pekerjaan, wajib mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku dalam Undang Undang. Tidak ada istilah ada imbalan dan akan mendapatkan pekerjaan atau proyek. 

"Untuk itu, kami inbau kepada rekanan atau masyarakat Kobar, jika ada yang menelepon maupun pesan singkat baik sms maupun whatsapp, yang mengatas namakan saya ataupun Dinas PUPR, tolong di abaikan dan bisa konfirmasi ke saya langsung di Kantor Dinas PUPR," ungkapnya. (DANANG/B-5)