BORNEONEWS, Puruk Cahu - Serapan anggaran triwulan I belum mencapai target. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Murung Raya (Mura) Drs. Hermon, M.Si saat memimpin rapat Evaluasi TEPRA Triwulan I Tahun 2021 tingkat Kabupaten Mura, yang berlangsung di Aula Gedung A Kantor Bupati setempat, Selasa (20/4/2021).
Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Bapplitbangda, Pahala Budiawan, Kepala BPKAD, Ernawati, Kepala Bapenda, Agus Sumady, Kepada Diskominfo SP, Bimo Santoso, Asisten II Bidang Perekonomian, dan Pembangunan, Ferry Hardi, Asisten III Bidang Administrasi Umum, H. Budi Susetyo, serta diikuti oleh seluruh OPD dan Camat yang dilaksanakan secara via Zoom Meeting.
Sekda Mura, Hermon menyampaikan untuk realisasi penerimaan ataupun pendapatan kabupaten/kota Se-Kalteng sampai dengan 31 Maret 2021, bahwa untuk penerimaan daerah Kabupaten Mura dengan kabupaten yang lain yang ada di 14 kabupaten/kota se- Kalteng relatif tidak jauh berbeda. bahkan, Kabupaten Mura cukup tinggi yaitu di angka 20,37%.
"Kemudian serapan anggaran kita sampai pada saat ini baru pada angka kurang lebih 5 atau 6%, hal ini yang menjadi catatan bagi kita bersama. untuk diketahui, bahwa dalam satu tahun anggaran kita membaginya dalam IV triwulan, triwulan I idealnya capaian kita sebesar 30%, triwulan II sebesar 50%, triwulan III sebesar 80% dan IV sebesar 100%," ungkap Hermon.
--page
Menurut Hermon, serapan anggaran triwulan I Pemkab Mura berada diurutan 13 Se-Kalteng, dengan realisasi belanja operasional 5,65%, realisasi APBD 6,5%, sedangkan realisasi keuangan 4,66%, dan serapan untuk Kabupaten Mura berjumlah 4,71%.
"Artinya bahwa dari triwulan pertama sebagaimana target maksimal yang harus dipenuhi oleh kabupaten/kota dalam hal ini Mura masih cukup jauh dari sasaran itu yaitu sekitar 20 sampai dengan 30%," Jelasnya.
Oleh sebab itu, Pemkab Mura melakukan rapat evaluasi dengan melibatkan OPD dan seluruh Kecamatan agar bisa menggenjot serapan anggaran di triwulan kedua sampai dengan bulan Juni mendatang. Selanjutnya, target itu sendiri disekitar akhir bulan Mei harapannya realisasi serapan anggaran tersebut sudah berada di angka 40 sampai 45%.
"Namun Ini adalah sebuah tantangan bagi kita untuk bisa melakukan berbagai inovasi berbagai terobosan yang ada dalam rangka untuk melakukan penyerapan anggaran kedepannya,"bebernya lagi.
Hermon berharap, apabila ada kendala upayakan semaksimal mungkin komunikasikan jangan diamkan ketika ada masalah di OPD maupun ditingkat Kecamatan terkait dengan teknik keuangan dan lain sebagainya, sistem penganggaran untuk komunikasikan bersama dengan Pemkab Mura dalam mencari solusi dan jalan keluar.
--page
"Kita komunikasikan apa saja yang menjadi prioritas yang bisa dilakukan pemerintah daerah dengan membentuk tim verifikasi terhadap usulan-usulan yang masuk, guna dalam rangka percepatan penyerapan anggaran dengan menyesuaikan kondisi penganggaran kas kita pada saat ini," pungkasnya. (Trs)









