TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Warga Transmigrasi 200 Desa Wuran atau Trans Wuran Kecamatan Karusen Janang Kabupaten Barito Timur mengaku sering mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau tiba.

Pengakuan tersebut disampaikan perwakilan warga Trans Wuran, Rohman, saat menerima kunjungan kerja dalam daerah atau reses perorangan Anggota DPRD Barito Timur daerah pemilihan II dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia atau PKPI, Rida Heriyani.

"Sumur kami yang ada jenis sumur gali dan mudah kering saat musim kemarau," ungkap Rohman dan diamini warga yang lain, Rabu, 28 April 2021.

Karena itu, warga Trans Wuran mengusulkan kepada anggota DPRD untuk pembangunan beberapa sumur bor di lokasi itu.

Dalam pertemuan yang digelar di RT 09 tersebut warga juga mengusulkan pembangunan siring jalan poros Trans Wuran yang berada RT 08, agar jalan yang belum diaspal itu tidak tergerus.

--page

"Kami juga mohon bantuan dari pemerintah daerah untuk rehabilitasi fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) Mushallah Baitur Rahma dan benih ikan lele," imbuhnya.

Menanggapi usulan tersebut, Rida Heriyani berjanji akan mengawal aspirasi masyarakat Trans Wuran agar dapat direalisasikan pada tahun 2022.

"Hasil reses ini nanti akan kami sampaikan dalam paripurna untuk menjadi pokok-pokok pikiran DPRD sebagai usulan prioritas tahun anggaran 2022, mudah-mudahan pada tahun 2022 usulan dari bapak ibu dapat terealisasi," janjinya

Pada pertemuan reses tersebut Rida juga membagikan bingkisan kepada perwakilan warga yang sebagian besar sedang menjalankan ibadah puasa. (BOLE MALO/B-7)