BORNEONEWS, Puruk Cahu - Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden pada rapat terbatas tanggal 3 Agustus 2020 untuk segera melakukan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital, Kementrian Komunikasi dan Informatika (KemKominfo) melalui penyelenggara jaringan bergerak seluler (PT. Telekomunikasi Seluler, PT. Indosat TBK, PT. XL Axiata Tbk, Smartfren Telecom Tbk, PT. Hutchison 3 Indonesia) akan melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur jaringan bergerak seluler di desa/kelurahan yang terindentifikasi belum terlayani oleh sinyal internet pitalebar berbasis teknologi 4G/LTE. Hal tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk menuntaskan blankspot sinyal 4G/LTE di tingkat desa/kelurahan.
Sebagaimana diungkapkan Kepala Diskminfo Kabupaten Mura Drs. Bimo Santoso Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan infrastruktur telekomunikasi di wilayah 3T dalam mendukung percepatan tranformasi digital. Pemerintah dan operator seluler akan melakukan rangkaian pembangunan infrastruktur sinyal internet pitalebar berbasis teknologi 4G/LTE di sejumlah desa/kelurahan di Indonesia termasuk di Murung Raya.
Terkait dengan percepatan pembangunan infrastruktur jaringan bergerak seluler, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menyambut baik hal tersebut. Melalui percepatan pembangunan infrastruktur jaringan bergerak seluler di desa/kelurahan yang terindentifikasi belum terlayani oleh sinyal internet pitalebar berbasis teknologi 4G/LTE, hal ini diharapkan dapat mendorong efektifitas dan produktifitas masyarakat dengan melakukan aktivitas secara digital.
Karena jelasnya apabila program tersebut bisa teralisasi tentu akan sangat bermanaat besar bagi pertumbuhan masyarakat di segala sector khususnya yang selama ini balnk signal atau tidak memiliki sama sekali jaringan internet.
Karena jelasnya di Kabupaten Mura masih banyak desa dan kelurahan yang tidak terjangkau jaringan internet dan menjadi salah satu actor lambannya kemajuan ekonomi dan teknologi informasi di daerah setempat.
--page
Bimo berharap melalui program tersebut, Mura mendapatkan alokasi sehingga Kabupaten Mura bisa seluruhnya terjangkau jaringan internet atau paling tidak sebagian besar desa dan kelurahan.
”Saat ini jaringa internet menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat, karena dapat menunjang semua kegiata baik, itu ekonomi, sosial budaya dan juga pendidikan,” kata Bimo.
Sehingga dapat dipastikan suatu daerah yang telah memiliki jaringaj internet yang memadai akan jauh lebih maju dan berkembang dan hal itu diharapkan bbisa terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Mura. (Trs)








