BORNEONEWS, Sampit - Babinsa Koramil 1015-10/Kotabesi bersama pihak terkait lainnya melaksanakan kegiatan penelusuran Hotspot yang berlokasi di Desa Sumber Makmur yang terletak pada koordinat - 2.3625 . 112.4672, - 2.3619 . 112.4712 dan 2.3590 . 112.4667 dengan Jarak tempuh dari Posramil 6 kilometer.
Dari titik itu terjadi kebakaran dengan luas areal yang terbakar 2 hektare yang merupakan lahan sawit yang tidak terawat.
Menurut keterangan Babinsa Koramil 1015-10/Kotabesi terbakarnya lahan tersebut terjadi pada Rabu, 26 Mei 2021, sementara itu untuk pemilik belum di ketahui dan di pastikan.
Sementara itu Danramil 1015-10/Kotabesi Lettu Inf Supriyanto secara terpisah terus menekankan kepada seluruh jajarannya khususnya para babinsa untuk terus memonitor wilayah binaannya dan melaporkan setiap ada kejadian kebakaran di wilayahnya secepat mungkin guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Supriyanto juga menghibau kepada masyarakat, pemilik kebun di wilayah Desa Sumber Makmur dilarang keras untuk membakar lahan perkebunan selama musim kemarau ini.
--page
"Karena saat seperti ini sangat mudah menimbulkan kebakaran dan bisa merugikan bagi masyarakat pemilik kebun," katanya, Kamis, 27 Mei 2021.
Supriyanto mengatakan kepedulian anggota Babinsa Koramil 1015-10/Kotabesi dengan mengecek langsung titik Hotspot menunjukkan bahwa TNI lahir dari Rakyat bersama rakyat dan untuk rakyat serta untuk mewujudkan keutuhan NKRI yang aman dan tentram karena TNI kuat bersama Rakyat. (NACO/B-5)









