PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan, selama April 2021, ada 3 negara yang menjadi tujuan utama ekspor Kalteng.

"Negara tersebut adalah Jepang, Singapura, dan Tiongkok. Kontribusi ekspor ke 3 negara ini mencapai 57,87 persen," katanya.

Dia menerangkan, dari total nilai ekspor Kalteng selama April 2021 yaitu sebesar US$ 245,71 juta, nilai ekspor ke Jepang US$ 53,78 juta atau 21,89 persen, Singapura US$ 51,09 juta 20,79 persen, dan Tiongkok US$ 37,33 juta 15,19 persen.

Jika dibandingkan bulan sebelumnya, terjadi peningkatan nilai ekspor pada April 2021 untuk semua negara tujuan, kecuali Jepang, Tiongkok, Philipina, dan beberapa negara yang termasuk dalam kelompok lainnya.

Dijelaskannya, ekspor ke Singapura mengalami peningkatan tertinggi yakni senilai US$ 28,31 juta atau 124,28 persen. Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya ekspor perhiasan/permata sebesar US$ 28,31 juta.

--page

Kemudian, untuk persentase peningkatan ekspor terbesar terjadi pada ekspor ke Malaysia sebesar 344,13 persen yang didorong oleh meningkatnya ekspor lemak dan minyak hewani/nabati senilai US$ 24,55 juta dan bijih, terak, dan abu logam US$ 0,61 juta.

Sementara itu, ekspor ke Tiongkok mengalami penurunan tertinggi yakni sebesar US$ 40,07 juta atau 51,77 persen. Menurunnya ekspor ke Tiongkok ini utamanya disebabkan oleh ekspor bahan bakar mineral turun senilai US$ 24,83 juta, lemak dan minyak hewani/nabati US$ 12,05 juta dan bijih, terak, dan abu logam US$ 3,19 juta.

Selanjutnya, penurunan ekspor ke Jepang yaitu sebesar US$ 4,19 juta atau 7,23 persen terutama disebabkan oleh menurunnya ekspor bahan bakar mineral senilai US$8,83 juta. Ekspor pada kelompok negara tujuan lainnya mengalami penurunan senilai US$7,95 juta atau 39,20 persen yang disebabkan oleh penurunan ekspor ke Korea Selatan dan Thailand masing-masing sebesar US$ 8,01 juta dan US$ 3,61 juta.

Kondisi ini apabila dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, di bulan April 2021 terjadi peningkatan nilai ekspor dihampir semua negara tujuan ekspor utama kecuali Jepang, Tiongkok, Taiwan, dan beberapa negara yang termasuk dalam kelompok lainnya.

Ekspor ke Singapura mengalami peningkatan terbesar yang mencapai US$ 51,09 juta. Peningkatan ekspor ke Singapura ini didorong oleh meningkatnya ekspor perhiasan/permata senilai US$ 51,09 juta.

--page


Ekspor ke Malaysia juga mengalami peningkatan senilai US$ 23,93 juta
atau 278,90 persen yang terutama disebabkan oleh peningkatan ekspor lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$ 25,72 juta.

Secara kumulatif, dari bulan Januari sampai dengan April 2021, Tiongkok menempati posisi pertama negara tujuan ekspor Kalteng. Ekspor ke Tiongkok selama Januari sampai April 2021 yakni senilai US$ 279,54 juta atau 30,60 persen dari total ekspor.

Di sisi lain, ekspor ke Jepang pada periode yang sama yaitu senilai US$ 248,38 juta atau 27,19 persen dan ke India senilai US$ 100,88 juta atau 11,05 persen. (DONNY D/B-7)