BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai langkah mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), pemerintah dinilai harus melibatkan setiap pemangku kepentingan, termasuk swasta dan mahasiswa untuk ikut menggerakan masyarakat.
Dekan Fakuktas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Saijo berpendapat dengan melibatkan berbagai pihak, maka akan semakin memasifkan sosialisasi terkait pemanfaatan lingkungan, dan pencegahan terjadinya karhutla.
Selain itu ia menyarankan instansi terkait di pemerintahkan diharapakan juga memperkuat sosialisasi dan penyuluhan ke masyarakat dalam pencegahan karhutla.
“Penyuluhan dari instansi terkait baik damkar ataupun BPBD kepada masyarakat untuk pencegahan karhutla harus dimasifkan,” katanya saat dihubungi, Kamis 10 Juni 2021.
Kemudian, setelah pencegahan masyarakat juga perlu diberikan pelatihan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan serta langkah langkah menjaga hutan.
--page
"Jika terjadi kebakaran, penanganannya juga harus diajarkan kepada masyarakat. Polhut juga diharapkan dapat melatih masyarakat tentang bagaimana menjaga hutan," tegasnya. (HERMAWAN DP/B-5)









