BORNEONEWS, Palangka Raya - Dekan Fakuktas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Saijo menyarankan masyarakat untuk menggunakan sistem pertanian ramah lingkungan tanpa membakar.
Saijo menjelaskan, ada beberapa cara agar gambut tetap terjaga dan tidak mengalami pengeringan yang membuatnya mudah terbakar.
Menurut dia, salah satu langkah awal adalah dengan mulai membiasakan diri sistem dekomposisi dan tidak membuka lahan dengan menyulut api.
"Masyarakat membuka lahan dengan metode lain seperti menebang, yang selanjutnya membiarkan tanaman itu lapuk atau terdekomposisi yang mana memuat muka gambut tetap terjaga," tuturnya, Kamis, 10 Juni 2021.
Selain itu, jika masyarakat menggunakan teknik budidaya, disarankan menggunakan bahan organik di sekitar lahan pertanian.
--page
“Masyarakat sebaiknya membuka lahan dengan terkendali, artinya tidak membuka lahan dengan skala luas apalagi sampai membakar," sebut dia.
"Kemudian , jika membuka saluran air atau drainase sebaiknya jangan terlalu besar dan dalam, sehingga jika terjadi kebakaran bisa dijadikan penghalang agar kebakaran tidak semakin meluas,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-7)









