BORNEONEWS, Sampit - Beruang kembali meneror warga Jalan Lingkar Kota Utara, Sampit, Kotawaringin Timur. Kali ini beruang muncul lagi di sekitar bengkel dan merusak anak pohon kelapa dan membongkar bungkus sampah di sekitar permukiman warga.
Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah mengatakan, laporan terbaru diterima pihaknya dari, Widi, salah seorang warga, Selasa, 29 Juni 2021.
"Besoknya kami langsung ke lokasi dan kembali memberi pengarahan agar jangan mendekati beruang apalagi menangkap," kata Muriansyah, Kamis, 1 Juli 2021.
Petugas mendatangi lokasi, berdasarkan pengakuan pelapor beruang berjumlah 1 ekor. Dari pengamatan petugas, beruang merusak batang anak pohon kelapa, membongkar tanah bekas batang kelapa sawit, dan membongkar bungkusan sampah.
Di duga kuat, beruang terasebut merupakan beruang yang terlihat 2 pekan lalu di lokasi otu. Sementara perangkap yang sebelumnya dipasang, berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi kemunculan.
--page
"Kami bersama personel Manggala Agni pos Sampit, petugas melakukan pengecekan pintu perangkap dan menambah umpan dengan 2 buah nanas. Untuk sementara, perangkap tidak jadi dipindah ke Jalan Samekto, padahal di situ juga ada laporan kemunculan beruang," pungkasnya. (MAGANG 2/B-6)









