PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama bulan Mei 2021 lalu, ada 3 Negara yang menjadi tujuan utama kegiatan ekspor Kalteng, yaitu Tiongkok, Jepang dan Malaysia.

Berdasarkan data yang diris BPS Kalteng kontribusi ekspor ke 3 negara tersebut mencapai 65,89 persen, dari nilai total ekspor selama Mei 2021 yakni sebesar US$ 284,43 juta.

Nilai ekspor ke Tiongkok yaitu US$ 99,17 juta atau 34,87 persen, Jepang mencapai US$ 66,35 juta 23,33 persen, serta Malaysia US$ 21,87 juta 7,69 persen.

"Apabila dibanding bulan sebelumnya, terjadi peningkatan nilai ekspor pada Mei 2021 untuk semua negara tujuan, kecuali Malaysia, India, Singapura, dan beberapa negara yang termasuk dalam kelompok negara lainnya," beber Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Senin, 5 Juli 2021.

Dijelaskannya, ekspor ke Tiongkok mengalami peningkatan tertinggi sebesar US$ 61,84 juta atau 165,66 persen, hal itu didorong oleh meningkatnya ekspor bahan bakar mineral senilai US$
58,46 juta.

--page


Persentase peningkatan ekspor terbesar terjadi pada ekspor ke Korea Selatan sebesar 226,43 persen, yang didorong oleh peningkatan ekspor bahan bakar mineral senilai US$ 7,33 juta.

Sementara itu, ekspor ke Singapura mengalami penurunan terbesar senilai US$ 37,23 juta atau 72,87 persen. Menurunnya ekspor tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya ekspor perhiasan/permata senilai US$ 37,22 juta.

Selanjutnya, penurunan ekspor ke Malaysia senilai US$ 10,64 juta atau 32,73 persen karena disebabkan oleh menurunnya ekspor lemak & minyak hewani/nabati senilai US$ 13,19 juta.

Kemudian, menurunannya ekspor ke India senilai US$ 9,89 juta atau 31,54 persen disebabkan oleh ekspor bahan bakar mineral yang turun sebesar US$ 21,71 juta, akan tetapi terdapat juga peningkatan untuk ekspor lemak & minyak hewani/nabati senilai US$ 10,69 juta.

Sedangkan untuk ekspor pada kelompok negara tujuan lainnya mengalami penurunan senilai US$ 8,28 juta atau 25,89 persen. Hal ini terutama disebabkan oleh turunnya ekspor ke Guinea dan Viet Nam masing-masing senilai US$ 11,70 juta dan US$ 3,11 juta.

--page


Apabila dibandingkan dengan kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya, pada Mei 2021 terjadi peningkatan nilai ekspor di semua negara tujuan ekspor.

Ekspor ke Tiongkok mengalami peningkatan terbesar yang mencapai US$ 57,56 juta atau 138,33 persen. Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya ekspor bahan bakar mineral yakni senilai US$ 71,23 juta.

Sementara itu, terjadi penurunan pada ekspor komoditas lemak & minyak hewani/nabati senilai US$ 14,19 juta. Kemudian, ekspor ke Jepang mengalami peningkatan sebesar US$ 25,00 juta atau 60,46 persen.

Peningkatan ekspor ke Jepang tersebut disebabkan oleh meningkatnya ekspor bahan bakar mineral sebesar US$ 20,33 juta dan ekspor kayu dan barang dari kayu senilai US$ 4,14 juta.

Jika dihitung secara kumulatif, dari bulan Januari sampai Mei 2021, Tiongkok menempati posisi pertama negara tujuan ekspor Kalteng. Ekspor ke Tiongkok selama itu sebesar US$ 378,71 juta dan berkontribusi sebesar 31,62 persen dari total ekspor Kalteng.

Ekspor ke Jepang pada periode yang sama yaitu senilai US$ 314,73 juta dan berkontribusi sebesar 26,27 persen. Kemudian, Ekspor ke India berada di posisi ketiga dengan nilai kumulatif senilai US$ 122,35 juta dan berkontribusi sebesar 10,21 persen. (DONNY D/B-7)