BORNEONEWS, Sampit - Warga di Jalan Family, Perumahan Wengga Metropolitan, diminta berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar rumah saat malam hari. Pasalnya di sekitar kawasan itu masih berkeliaran beruang lapar yang berbahaya.
"Kami menemukan jejak beruang.Jadi warga agar berhati-hati saat malam hari, " jelas Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Selasa, 13 Juli 2021.
Menurut Muriansyah, dari pengamatan pihaknya, beruang yang berkeliaran di kompleks perumahan itu diperkirakan berjumlah 1 ekor, dan masih berusia remaja.
"Kami juga sudah melakukan penelusuran, Senin sore," katanya.
Berdasarkan pengamatan petugas di sekitar lokasi kemunculan beruang, banyak sampah rumah tangga. Tumpukan sampah inilah yang mengundang beruang yang kelaparan itu datang.
--page
"Warga yang tinggal di lokasi kemunculan Beruang agar sampah-sampah yang ada di belakang rumah dibersihkan. Seharusnya dibuang di tempatnya. Jangan sembarangan," pungkasnya.
Beruang mendekati permukiman warga terjadi di Perumahan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang. Warga memergoki seekor beruang besar sedang memakan sampah di belakang rumah.
Kemunculan beruang mendekati permukiman warga ini, tak hanya kali ini terjadi. Di sejumlah lokasi beruang kerap muncul seperti di Jalan Lingkar Kota Utara dan Jalan Samekto. Beruang kerap muncul dan merusak kebun warga. Petugas BKSDA pun sudah berupaya menangkap dengan memasang perangkap, namun belum menunjukkan hasil.(USAY NOR RAHMAD/B-5)









