BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim), mengapresiasi sekolah yang memaksimalkan bimbingan konseling selama pembelajaran jarak jauh. Ini sangat penting di tengah keterbatasan pembelajaran saat pandemi.
"Libatkan dan maksimalkan peran guru bimbingan konseling (BK) selama dilaksanakan pembelajaran jarak jarak jauh," ungkap Kepala Sub Bagian Pembantuan untuk SMA dan SMK, Dinas Disdik Kotim, Asyari, Rabu, 14 Juli 2021.
Salah satu sekolah yang aktif melakukan bimbingannya konseling saat pembelajaran jarak jauh adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Sampit.
Miftah Anshari, Guru Bimbingan dan Konseling SMK Negeri 2 Sampit mengatakan, interaksi antara guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar sangat penting. Ini bertujuan untuk mengetahui kemajuan proses belajar siswa.
"Dengan adanya pembelajaran jarak jauh maka guru harus memperhatikan kemajuan belajar siswa yang dilakukan secara daring," ujar Miftah.
--page
Guru juga dituntut menerapkan strategi belajar dengan memaksimalkan media. Sedangkan siswa dituntut beradaptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang belum pernah mereka alami sebelum pendemi.
"Dalam pembelajaran jarak jauh siswa memiliki tanggung jawab mandiri dalam belajar, dapat mengontrol sikap, menyelesaikan tugas dan memaksimalkan yang dimiliki sebagai sumber dalam mencari materi pelajaran," katanya. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









