BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah santriwati Pondok Pesantren Nurul Jannah yang mengalami keracunan mengaku tak ada yang aneh pada soto yang mereka santap. "Tidak ada yang aneh, asam pun tidak," ungkap salah seorang santriwati, Sabtu malam, 17 Juli 2021. 

Namun setelah beberapa jam kemduain mereka mengalami sakit perut. Selanjutnya mual. Beberapa di antara mereka bahkan mengalami pusing, sehingga kondisi tubuhnya melemah. 

Pihak pondok pesantren mengaku makanan yang didapat dari salah satu wali santri. Namun ada informasi yang beredar jika makanan itu didapat dari pihak lain di luar orang tua atau wali santri. 

"Namanya orang mau bersedekah, kami tidak bisa menolak dan pilih-pilih," kata Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah Nurul Jannah, Ustaz Abdul Gafur. 

Akibat dari ini 38 santriwati (sebelumnya disebutkan 30 orang) mengalami keracunan dan harus dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit. 

--page

Sebanyak 4 orang di antaranya sudah terlebih dulu mendapatkan perawatan siang harinya karena terbilang parah. Lainnya baru malam ini dilarikan ke rumah sakit, lantaran sakitnya makin parah. (USAY NOR RAHMAD/B-6)