PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik di wilayah ibukota Provinsi sebagai implementasi dari program Indonesia Bebas Sampah plastik 2025.

Bentuk komitmen ini dilaksanakan dengan berbagai upaya seperti, membentuk komunitas peduli lingkungan dan kampanye penggurangan sampah plastik yang telah dilaksanakan.

"Masyarakat kita edukasi agar dapat bijak dalam membuang sampah. Seperti yang kita tahu, setiap orang menghasilkan 0,4 sampai 0,5 kilogram sampah rumah tangga per hari dari total penduduk 270 ribu sehingga totalnya sekitar 130 ton sampah setiap hari," kata Kepala DLH Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, Jumat 23 Juli 2021.

DLH terus berupaya untuk menanamkan rasa peduli masyarakat bahwa sampah plastik menjadi masalah global yang dewasa ini mendapat perhatian serius dari banyak negara.

Zaini menambahkan permasalahan sampah bila tidak segera diantisipasi maka dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru dikemudian hari.

--page

Sebab seiring bertambahnya jumlah penduduk setiap tahunnya, maka akan bertambah pula jumlah produksi sampah. Terlebih keterbatasan ketersediaan tempat pemrosesan akhir (TPA) akan menyebabkan overloadnya sampah.

"Untuk itu kami terus berusaha semaksimal mungkin mensosialisasikan upaya meminimalisir produksi sampah yakni dengan 3 R (reduce, reuse, recyce) yakni mengurangi, penggunaan kembali dan daur ulang," pungkasnya. (HENDRI/B-6)