BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit merilis titik panas atau hotspot di Kotawaringin Timur kembali tidak ditemukan alias nihil.
"Tidak terdeteksi adanya titik panas," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Senin 26 Juli 2021.
Sehari sebelumnya terpantau ada dua titik panas di Kotawaringin Timur yakni di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Kecamatan Mentaya Hulu. Selain itu ada juga di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Katingan.
"Demikian halnya dengan Seruyan dan Katingan kembali nihil," katanya. BMKG juga memprediksi sepanjang hari tidak terjadi hujan di Kotawaringin Timur, sehingga masih membuat status wilayah itu sangat mudah terbakar.
"Citra satelit cuaca infra merah enhanced juga menunjukkan tidak adanya pertumbuhan awan hujan di seluruh wilayah Kotawaringin Timur," pungkasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









