BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, memastikan saat ini Kotawaringin Timur masih mengalami musim hujan. Meski, kondisi cuaca lebih terik dan rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.
"Kotawaringin Timur masih musim hujan," tegas Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Senin, 26 Juli 2021.
Dijelaskannya, Kotawaringin Timur, mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria sangat pendek. Dasarian 1 sebanyak 4 hari. Dasarian 2 sebanyak 3 hari. Dasarian 3, berlangsung saat ini, sebanyak 3 hari.
"Prakiraan curah hujan dasarian 3 masuk dalam kategori menengah yaitu 50- 150 mm. Sedangkan prakiraan sifat hujannya masuk dalam kategori atas normal," imbuhnya.
Adapun tingkat kemudahan kebakaran ini terjadi lantaran sepanjang hari tidak terjadi hujan di Kotawaringin Timur. Sehingga membuat status wilayah itu sangat mudah terbakar.
--page
"Citra satelit cuaca infra merah enhanced juga menunjukkan tidak adanya pertumbuhan awan hujan di seluruh wilayah Kotawaringin Timur," katanya.(USAY NOR RAHMAD/B-5)









