BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Manggala Agni Daops Kalimantan III/Pangkalan Bun terus berupaya melakukan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui sosialisasi secara langsung maupun tidak langsung.
Bertepatan dalam momen menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, selain melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla, pihaknya juga mengajak masyarakat melakukan pemasangan bendera merah putih.
Dalam sosialisasi pencegahan Karhutla, Manggala Agni menyebarkan berbagai jenis konten informasi yang dapat menarik perhatian masyarakat, salah satunya inovasi Manggala Agni Halo-halo Cegah Karhutla (H2CK) menyapa desa.
Halo-Halo cegah Karhutla merupakan inovasi dari Manggala Agni, untuk menyosialisasikan tentang bahaya akan kejadian karhutla dan pencegahan karhutla. Dengan memodifikasi kendaraan operasional roda 2, Manggala Agni menambahkan bak di belakang untuk menyimpan pengeras suara dan bahan - bahan kampanye pencegahan karhutla.
Kepala Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni Kalimantan III/Pangkalan Bun Binsar Oktavianus Togatorop mengungkapkan, H2CK hadir sebagai Strategi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Masa Pandemi Covid 19.
--page
Jadi pelaksanaannya, dengan cara berkeliling desa tim Manggala Agni akan mensosialisasikan secara langsung efek dan dampak yang di timbulkan, akibat dari karhutla kepada masyarakat umum yang berada di desa-desa rawan akan kejadian karhutla.
"H2CK menjembatani komunikasi kita dengan masyarakat ditengah pandemi yang masih terjadi hingga saat ini, tentunya kita tidak ingin ada duet antara karhutla dan Covid-19 di kemarau tahun ini maka pencegahan lebih kami kedepankan untuk mencegah itu terjadi," ujarnya, Rabu, 28 Juli 2021.
Tugas tim H2CK tidak hanya memberikan himbauan dengan pengeras suara, tetapi juga mensosialisasikan secara langsung kepada masyarakat,pembagian pamflet atau leaflet, serta melakukan pengaturan Papan Informasi Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (PIPBK) yang ada di desa.
Binsar melanjutkan, selain pencegahan karhutla, tim H2CK juga menyosialisasikan pemasangan bendera merah putih di depan rumah masing-masing warga, dalam rangka menyambut bulan peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dan menyemarakan hari kemerdekaan.
"Meski di tengah pandemi Covid-19, kemeriahan dalam menyambut HUT RI yang ke 76 ini harus tetap kita gaungkan, dengan mengibarkan bendera merah putih disetiap rumah warga dari Juli-Agustus. Jadi meski di tengah pandemi semangat nasionalisme dan patrionalisme kita tetap harus kita jaga dan pupuk," pungkasnya. (DANANG/B-7)









