BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mendata ada 3 laporan kemunculan buaya muara di sekitar perairan sekitar Kota Sampit. Laporan itu terjadi selama 5 tahun belakangan ini.
"Ada 3 kali kemunculan yang terjadi di perairan sekitar perairan Kota Sampit," ungkap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Minggu 1 Agustus 2021.
Sementara berdasarkan pengakuan warga, kemunculan buaya tak hanya itu terjadi. Bahkan sebagian mereka mengaku ada yang melihat setahun sekali.
"Dalam setahun pasti ada saja yang melihat," kata Gajali, salah seorang motoris kelotok di kawasan perairan itu.
Kendati demikian, sebagian warga ada yang beranggapan buaya tersebut merupakan peliharaan orang-orang tertua terdahulu.
--page
"Ada yang beranggapan begitu, karena baru kali ini yang berhasil terekam kamera secara nyata," ucapnya.
Sebelumnya buaya yang muncul di sekitar perairan dermaga penyeberangan membuat geger warga. Sejumlah warga sempat mengabadikan penampakan predator ini.
Petugas BKSDA pun telah mengobservasi sekitar lokasi kemunculan buaya. Warga diharapkan berhati-hati, guna menghindari korban serangan buaya terhadap manusia. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









