BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data rilis dari BPS Kalteng seluruh komoditas yang di ekspor Kateng pada uni 2021 merupakan barang non migas.
Ekspor tersebut mencapai US$ 217,06 juta, tapi ekspor ini mengalami penurunan 23,69 persen jika dibandingkan Mei 2021 yang tercatat senilai US$ 284,43 juta.
"Total volume ekspor Kalteng Juni 2021 juga mengalami penurunan 30,51 persen atau 620,26 ribu ton dibandingkan total volume ekspor pada Mei 2021," beber Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Rabu, 4 Agustus 2021.
Ekspor sektor tambang mempunyai kontribusi yang paling besar terhadap total ekspor Kalteng selama Juni 2021 mencapai 65,19 persen. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, ekspor hasil tambang mengalami penurunan US$ 52,73 juta atau 27,15 persen.
Penurunan ini karena disebabkan oleh menurunnya ekspor komoditas batubara bahan bakar, lignit, bijih seng, bijih timbal, dan pasir zirconium silikat. Namun, ekspor komoditas bijih zirconium dan bijih titanium mengalami peningkatan.
--page
Sementara ekspor hasil industri di Juni 2021 yaitu senilai US$ 74,49 juta. Apabila dibanding dengan bulan sebelumnya, ekspor hasil industri ini juga mengalami penurunan senilai US$ 15,68 juta atau 17,39 persen.
Komoditas ekspor yang mengalami penurunan di antaranya emas, minyak kelapa sawit, kayu, karet alam, titanium oksida dan sarung tangan dari serat sintetik.
Di sisi lain, ekspor biji atau kernel kelapa sawit dan selain dari jagung, Palm fatty acid distillate atau hasil samping dari pemurnian CPO dan limbah lainnya dari industri kimia atau industri terkait, perabotan kayu, sarung tangan yang dirancang khusus untuk digunakan dalam olahraga, dan kopra mengalami peningkatan.
Selain itu ekspor komoditas hasil industri mempunyai kontribusi 34,32 persen terhadap total ekspor Kalteng. Kemudian nilai ekspor sektor pertanian pada Juni 2021 mengalami peningkatan senilai US$ 1,04 juta dibandingkan Mei 2021.
Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan ekspor komoditas cangkang kernel kelapa sawit dan getah alam, damar, getah damar dan oleoresins, selain dari getah arab, resin cannabis, dan lak.
--page
Selanjutnta untuk ekspor komoditas sulur jamur dan ikan hias air tawar lainnya mengalami penurunan, dan kontribusi ekspor komoditas hasil pertanian relatif kecil, hanya 0,49 persen terhadap total ekspor Kalteng. (DONNY D/B-6)









